TIPS & TRIK NEWS TECHNO GAMES OTAKU KULINER

Corona Membunuh Indonesia

Rizal Rizki | Jumat, 13 Mar 2020 - 08:49 AM


Tidak dapat dipungkiri lagi corona menjadi momok menakutkan bagi seluruh Dunia. Hal ini disebabkan karena dampak yang sangat besar bagi seluruh manusia, dimana virus ini menyerang system kekebalan tubuh manusia dan penyebarannya begitu cepat. Dikutip dari  KOMPAS.com  Penyebaran virus corona sudah menyebar hingga 118 Negara, di mana jumlah pasien yang telah terjangkit sudaha mencapai  121.000 orang. Indonesia menjadi salah satu nagara yang telah terinfeksi virus corona, setelah dua bulan menyangkal  kemungkinan masuknya virus corona akhirnya pada tanggal 3 Maret 2020 presiden Jokowi mengumumkan bahwa corona telah masuk ke indonesia dimana dua orang warga Indonesia telah terkena virus corona, dimana kedua orang tersebut merupakan ibu dan anak yang berusia 64 tahun dan 31 tahun.
Menurut data terbaru saat jumlah warga Indonesia yang terkena virus corona mencapai 34 orang. Hal ini menyebabkan kekhawatiran bagi rakyat Indonesia, pasalnya jumlah ini semakin bertambah dengan rentan waktu yang singkat. Dan tidak bisa dipungkir lagi selain menyebabkan kepanikan karea bahaya nya virus ini, perekonomian Indonesian pun terancam melemah jika virus ini tidak segara di tangani oleh pemerintah Indonesia.
Di kutip dari media Indonesia, pemerintah telah menetapkan 3 langkah mencegah penyebaran virus corona, yaitu dari perkataan wakil presiden Indonesia menyebutkan, pemerintah menyiapkan setidaknya tiga langkah strategi pasca satu penderita virus corona di Indonesia. Menurut wapres, langkah ini diharapkan  bisa menahan  meluasnya virus Covid-19. Wapres menyebutkan tiga langkah tersebut yaitu, pertama pemerintah sudah memperketat pintu masuk darat, laut dan udara. “Terutama dari udara. Kedua pemerintah sudah menyiapkan sejumlah rumah sakit untuk menangani  pasien virus corona ini, dimana rumah sakit yang disediakan telah dilengkapi dengan fasilitas isolasi dan teknologi media yang telah memadai.


Selain itu juga pemerintah telah mengambil kebijakan untuk mengatasi terjadinya penuruna perekonomian di Indonesia. Di kutip dari “sauara.c6m” Pemerintah ternyata tidak main-main menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi dampak virus Corona terhadap perekonomian nasional. Terutama untuk mengantisipasi melemahnya industri pariwisata dan membuat stimulus agar daya beli masyarakat dapat bertahan. Salah satu strategi itu adalah mengucurkan dana APBN senilai Rp 72 miliar untuk “influencer”.
“Ada sejumlah stimulus, seperti pemberian insentif untuk wisatawan mancanegara dengan alokasi tambahan sebesar Rp 298,5 miliar,” Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di kompleks istana kepresidenan, Selasa (25/2/2020). Ia mengatakan, dana tersebut nantinya dialokasikan untuk maskapai dan dan agen perjalanan, berupa diskon khusus tiket pesawat ke daerah-daerah pariwisata. Total dana insentif untuk diskon pesawat itu adalah Rp 98,5 miliar dari Rp 298,5 miliar dana keseluruhan.
"Kemudian ada untuk anggaran promosi Rp 103 miliar dan juga untuk kegiatan turisme sebesar Rp 25 miliar dan 'influencer' sebanyak Rp72 miliar," ungkap Airlangga. Khusus untuk wisatawan domestik juga diberikan dukungan, yaitu diskon 30 persen setiap tiket pesawat rute ke 10 tujuan wisata."Nah 30 persen itu untuk kuota 25 persen 'seat' setiap penerbangan. 
Untuk setiap penerbangan di 10 destinasi wisata dan ini berlaku selama 3 bulan yaitu Maret, April, dan Mei 2020. Program ini apabila dirasakan manfaatnya, dapat dilanjutkan," tambah Airlangga.
Stimulus lain yang disiapkan pemerintah adalah pengurangan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) sebesar 20 persen selama 3 bulan pada 10 destinasi, yang nilainya sekitar Rp 265,6 miliar.
Tak hanya itu, kata dia, Pertamina juga memberikan insentif berupa diskon avtur di bandara yang ada di 9 destinasi wisata, dengan total diskon ini nilainya senilai Rp 265,5 miliar selama 3 bulan.
Selanjutnya, kata Airlangga, pemerintah juga merealokasi dana anggaran khusus (DAK) untuk 10 destinasi wisata senilai Rp 147,7 miliar.
"Terakhir, pemerintah mendorong adanya insentif sesuai dengan usulan asosiasi bahwa untuk pajak hotel dan restoran, di 10 destinasi wisata tarifnya dinolkan. Nah untuk itu, pemerintah akan menyubsidi atau memberikan hibah kepada pemerintah daerah yang terdampak akibat penurunan tarif pajak hotel dan restoran di daerah, besarnya sebanyak Rp 3,3 triliun," ungkap Airlangga.
Daerah-daerah yang diberikan insentif tersebut adalah (1) Danau Toba, (2) DI Yogyakarta, (3) Malang, (4) Manado, (5) Bali, (6) Mandalika, (7) Labuan Bajo, (8) Bangka Belitung, (9) Batam, (10) Bintan.
"Total insentifnya mendekati Rp 10 triliun dan ini akan dilaksanakan semua Maret. Tadi juga arahan Presiden, seluruh kementerian untuk segera membelanjakan di depan, 'front loading'. Demikian juga dengan dana desa juga sudah diubah 40 persen akan diturunkan di awal," ungkap Airlangga.
 Corona memang menjadi wabah yang menakutkan saat ini di Indonesia, selain mengancam kesehatan corona juga mengancam perekonomian Indonesia. Tetapi bagi seluruh rakyat Indonesia tidak perlu takut,dengan tetap menjaga kesehatan dan melakukan pola hidup sehat otmatis dapat mencegah dari terjangkitnya virus ini serta pemerintah telah mengoptimalkan seluruh usaha sehingga dampak dari wabah ini dapat diminimalisirkan dan di hilangkan dari Indonesia secepatnya.
 disini...

Baca juga
biartau
"The more that you read, the more things you will know"
Hubungi kami / Kerja sama

Facebook
Instagram
Whatsapp

Hubungi kami / Kerja sama

Facebook
Instagram
Whatsapp






Copyright © 2020 Biartau All rights reserved.