TIPS & TRIK NEWS TECHNO GAMES OTAKU KULINER

Puluhan Wanita yang Mendekam di Penjara Ini Hamil Serentak, Mengejutkan, Pelaku Hanya Satu Pria!

Mohammad Nasir | Senin, 10 Feb 2020 - 04:17 AM

Tulis disini...Kasus hamilnya puluhannarapidanawanitaitu membingungkan polisi sekaligus menghebohkan warga Amerika.

Dilansir dari The Guardian & NY Daily News, para napi wanita ini sebenarnya benar-benar terisolasi dari dunia luar dan tidak ada pria di dalam penjara tersebut.

 Hasilnya, sampel DNA menunjukkan bahwa semua bayi memiliki sampel darah yang sama.

Baca juga

Tak lama setelah itu seorang sipir penjara berusia 40 tahun ditangkap oleh pihak berwenang.

Pria tersebut dituduh melakukan hubungan intim dengan para narapidana sehingga membuat mereka semua hamil.



Menurut keterangan, di Amerika Serikat, seorang tahanan yanghamilakan diperlakukan berbeda.

Sel tahanan wanita hamil di Amerika memang dikatakan cukup hangat, bersih, dan bahkan rapi.

Bahkan sel tahanan khususwanitahamilini sering dikunjungi oleh petugas kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan.



Tergantung pada kondisi tahanan, bayi yang dilahirkan dapat dikirimkan ke kerabat atau dibawa ke pusat kesejahteraan sosial.

Akibatnya banyak tahanan wanita yang memilih untukhamil.

Mereka juga diizinkan beristirahat selama sekitar 10 bulan tanpa melakukan kegiatannarapidana.

Bahkan juga tidak dipaksa berpartisipasi dalam kegiatan apapun meski masih dipenjara karena kejahatan yang pernah mereka lakukan.

Hanya, kasushamilnya puluhan narapidana akibat berhubungan intim dengan satu sipir itu segera sorotan utama di negara 'Paman Sam' itu.

Kasus ini kemudian dijadikan pelanggaran hukum. Sang sipir pun akhirnya dihukum.

Meski begitu, tidak ada konsekuensi yang terkait dengan tahanan wanita yang masih hamil. (Tribunstyle/Dhimas Yanuar).

 



 

biartau
"The more that you read, the more things you will know"
Hubungi kami / Kerja sama

Facebook
Instagram
Whatsapp

Hubungi kami / Kerja sama

Facebook
Instagram
Whatsapp






Copyright © 2020 Biartau All rights reserved.