TIPS & TRIK NEWS TECHNO GAMES OTAKU KULINER

4 Cara Memulai Gaya Minimalis Agar Hidup Lebih Bahagia

Indra Setiawan | Minggu, 29 Sep 2019 - 07:57 AM

Gaya hidup minimalis kini tengah menjadi tren di masyarakat urban. Bukan saja karena lebih efisien tetapi hidup minimalis diyakini dapat mengurai kerumitan hidup. Paling tidak hal tersebut diungkap oleh mereka yang sudah mempraktikannya.

Tak heran gaya hidup minimalis juga bahkan diterapkan oleh sejumlah pesohor seperti Raditya Dika atau Mark Zuckerberg. Kerap kita lihat mereka berpakaian serba polos tanpa model yang mengikuti zaman. Beli barang mewah pun diperuntukkan hanya untuk investasi. Padahal dengan kekayaan yang mereka miliki bukan perkara sulit bagi mereka untuk membeli apa saja barang yang mereka inginkan.

Dilansir dari laman Pikiran Rakyat (27/9/2019), setidaknya ada 4 cara untuk memulai gaya hidup minimalis dan melepas segala kerumitan akibat terlalu banyak barang.

Ilustrasi: Insider.com
Baca juga

1. Kuatkan motivasi

Anda tentu pernah mengalami dipusingkan oleh benda-benda yang sudah tidak terpakai. Misalnya saat beres-beres rumah ternyata banyak kantong belanjaan lengkap dengan tag harganya. Terlalu banyak benda yang dibeli tanpa dasar kebutuhan yang kuat membuat benda-benda tersebut hanya menumpuk berantakan. Hal itu kemudian membuat kerumitan rumah yang menyebabkan mood anda down.

Hidup minimalis dapat dilatih dengan kebiasaan positif. Bermodalkan motivasi yang kuat anda bisa mengontrol mekanisme belanja. Barang dimiliki secara fungsional saja. Namun demikian prinsip dari gaya hidup minimalis sebenarnya bergantung pada terminologinya pelakunya yang berbeda-beda.

2. Mulai masak dan mencuci sendiri

Ilustrasi: motivationformore.com

Imran (32 tahun) adalah seorang lajang yang berprofesi sebagai karyawan swasta di Bandung. Ia sesekali memperoleh penghasilan tambahan yang lebih dari cukup. Namun demikian hal itu tak lantas membuatnya menjadi gemar berfoya-foya.

Hidup minimalis ala Irman dimulai dari mengeluarkan uang sesedikit mungkin untuk keperluan makan, transportasi, energi, dan belanja. Selain itu sebisa mungkin ia juga memasak sendiri karena terhitung lebih hemat jika dibandingkan membeli makanan jadi. Ia juga berusaha mengutamakan memakai transportasi umum, mencuci sendiri, serta membeli barang hanya yang ia butuhkan.

3. Pilah sampah dan susun barang sesuai kategori dan warna

Imania Eka (29 tahun) menjalani pola hidup minimalis tanpa sengaja. Sejak menikah dan tinggal di rumah kontrakan pada 2015, ia gemar memilah sampah. Sampah plastik, kertas, kaleng, dan organik ia pisahkan. Sampah organik dari dapurnya berakhir ke takakura, sebuah alat komposting sederhana. Hasil kompos itu lalu ia berikan kepada orangtuanya sebagai pupuk tanaman di kebun.

Praktis, ia pun tidak lagi belanja produk kemasan untuk dimakan dan meminimalisasi jumlah sampah. Seiring waktu ia pindah ke rumah seluas 45/59 meter persegi. Ia lantas berpikir hemat bahwa di rumah kecil tidak dibutuhkan terlalu banyak barang. Tanpa disadari ia telah menerapkan gaya hidup minimalis dengan kebiasaannya menyusun barang-barang sesuai dengan kategori dan warna.

Selain lebih praktis hal itu juga dimaksudkan untuk mempermudah mencari barang-barang yang dibutuhkan. Imania kini ketagihan dan gencar mengkampanyekan pola hidupnya tersebut kepada orang-orang di sekelilingnya. Ia mengaku lebih bahagia dengan menerapkan pola hidup minimalis.

4. Buang gengsi

Ilustrasi: Thefashionpost.com

Gengsi dan takut ketinggalan jaman merupakan alasan umum seseorang menjadi konsumtif. Padahal setiap orang berhak mengatur sendiri urutan prioritasnya. Misalnya membeli barang berdasarkan jumlah penghasilannya.

Pengamat ekonomi, Indriana Damaianti mengatakan gaya minimalis kini tengah digaungkan oleh banyak influencer di media sosial.

“Banyak orang yang beruang banyak tapi menjalankan hidup minimalis, karena merasa lebih bahagia. Gaya hidup minimalis kan intinya menghilangkan yang tidak penting, mengutamakan kesehatan dan kebahagiaan. Tidak lagi memikirkan gengsi dan tren,” kata pengajar di Universitas Bandung Raya ini.

Namun demikian menurutnya penerapan gaya hidup tersebut berbeda-beda sesuai dengan karakter serta porsi kebutuhan para pelakunya. Gaya hidup minimalis tidak bisa disamaratakan setiap orang. Ia mencontohkan kebutuhan penyanyi tentu beda dengan orang lain. Mau tidak mau ia membutuhkan banyak kostum untuk tampil di panggung.

Nah, bagaimana anda tertarik untuk mulai bergaya hidup minimalis?

Tag: Gaya Hidup Minimalis, Lebih Bahagia, 4 Cara Memulai Minimalis

Indra Setiawan

Penikmat kopi dan Senja.. Ketik kolom Follow akan membuat saya bahagia :)

biartau
"The more that you read, the more things you will know"
Hubungi kami / Kerja sama

Facebook
Instagram
Whatsapp

Hubungi kami / Kerja sama

Facebook
Instagram
Whatsapp






Copyright © 2019 Biartau All rights reserved.