TIPS & TRIK NEWS TECHNO GAMES OTAKU KULINER

Makanan yang Sebaiknya Dihindari pada Saat Hamil Muda

Novi Nurpajar | Rabu, 25 Sep 2019 - 07:38 PM

 

Pada trimester pertama kehamilan, ada beberapa makanan yang perlu dihindari oleh ibu hamil.

Kehamilan pastinya menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh Mama setelah menikah.

Baca juga

Oleh karena itu, saat hamil Mama pasti akan selalu memematikan kondisi persediaannya agar tetap sehat.

Begitu pula dengan suami yang akan menjadi lebih siaga dengan memberikan perhatian lebih kepada Mama dan calon bayi, sebelum soal makanan.

Bagi perempuan hamil, trimester pertama merupakan mabuk yang krusial.Oleh karena itu, ibu hamil di usia kandungan ini tidak beraktivitas terlalu berat sebelumnya.

Di samping itu, konsumsi makanan harus lebih dipertimbangkan karena ada beberapa pantangan ibu hamil trimester pertama yang harus dihindari atau dihindari. Makanan-makanan apa sajakah itu? Berikut ulasan selengkapnya.

Pantangan Makanan Ibu Hamil di Trimester Pertama

1. Makanan laut yang mengandung merkuri

Makanan laut sebenarnya kaya akan protein dan omega-3 yang baik untuk pertumbuhan otak janin dalam kandungan.

Namun, apakah Mama mengandung ikan yang mengandung zat merkuri? Ada beberapa jenis ikan yang mengandung zat berbahaya seperti hiu, makarel, dan pedang.

Lebih lanjut dari usia jenis ikan ini semakin tua, maka isi merkurinya pun semakin banyak.

Bagi Mama yang sedang hamil tahan lama untuk disantap jenis ikan tersebut.

2. Makanan laut mentah atau olahan setengah matang

Apakah Mama merupakan penggemarseafood atau sushi? Jika iya, maka sebaiknya menghabiskan makanan yang dikonsumsi selama hamil.

Ibu hamil mengonsumsi makanan lebih dari setengah mentah. Hal ini menyangkut ikan sebenarnya mengandung berbagai macam bakteri dan virus.

Mikro pertanian ini tidak akan mati jika tidak dimasak atau direbus dalam suhu tinggi. Oleh karena itu, konsumsi jenis makanan ini dapat dikonsumsi oleh Mama.
 

3. Asupan vitamin A yang berlebihan

Pantangan ibu hamil pada trimester pertama adalah mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A yang terlalu berlebihan.

Makanan yang mengandung vitamin A Biasanya terdiri dari buah dan sayur seperti wortel, tomat, mangga, bayam, cabai merah, dan umbi-umbian.

Konsumsi makanan dengan kandungan vitamin A boleh-boleh saja, tetapi jangan berlebihan karena dapat menyebabkan bayi terlahir cacat.

4. Daging atau telur yang terlalu matang

Ibu hamil memang pantang untuk mengonsumsi makanan mentah.

Namun, Mama juga tidak bisa menyantap makanan yang lebih matang atau lebih gosong, khusus daging dan telur.Makanan yang terlalu matang ini dapat menyebabkan keracunan bagi janin maupun Mama sendiri.

Selain digoreng, makan juga makanan yang diolah dengan dibakar, dipertanyakan apakah partikel arang menempel pada makanan tersebut, ini sangat enak jika tertelan ibu hamil.

Selain itu, daging yang dimasak terlalu matang sebelum terkontaminasi terlalu banyak minyak goreng akan hilang kandungan gizinya. Dengan demikian, konsumsi makanan ini menentang tidak bermanfaat apa-apa. 

5. Makanan yang tidak steril

Makanan yang bersih dan higienis menjadi pilihan bagi Mama demi menjamin kesehatan janin.

Dalam kondisi hamil, Mama tentu akan rentan sekali terhadap serangan virus atau bakteri. Oleh karena itu, Mama juga harus memperhatikan kebersihan dan makanan yang dikonsumsi.

Salah satu jenis makanan yang disukai sementara oleh Mama adalah makanan olahan dari susu, karena ada beberapa produk yang mungkin tidak steril dalam produksinya.

Demikian informasi mengenai pantangan ibu hamil di trimester pertama.Harapannya adalah yang terbaik dalam kesehatan janin.

Caranya, tentu saja dengan menolak atau mengurangi berbagai jenis makanan yang telah dikembalikan tadi.

Dengan begitu setiap detiknya. Mama lalui dengan aman dan nyaman sampai waktu persalinan tiba.

Tag: Kehamilan

biartau
"The more that you read, the more things you will know"
Hubungi kami / Kerja sama

Facebook
Instagram
Whatsapp

Hubungi kami / Kerja sama

Facebook
Instagram
Whatsapp






Copyright © 2019 Biartau All rights reserved.